Kam. Okt 8th, 2026
NGO Connect 2025

Kemensos Dukung Program Sosial-Kemanusiaan BMH pada Gelaran NGO Connect 2025

GENZMEDIA.ID, BOGOR  – Gelaran NGO Connect 2025 yang digelar di Sentul, Bogor, menjadi ruang temu penting bagi lembaga sosial, filantropi, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam kerja-kerja kemanusiaan. Di tengah dinamika diskusi, pameran program, dan pertukaran gagasan itu, dukungan kuat hadir untuk Baitul Maal Hidayatullah (BMH). Kementerian Sosial Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan lembaga yang selama ini aktif membantu masyarakat dhuafa di berbagai wilayah.

Acara yang berlangsung pada 14 November 2025 tersebut menghadirkan Menteri Sosial RI, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang secara tegas mengapresiasi kontribusi BMH dalam berbagai program pendidikan, sosial, dan respon kemanusiaan.

“BMH telah berkontribusi nyata dalam membantu masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan layanan kemanusiaan. Kementerian Sosial mendukung upaya-upaya seperti ini karena menjadi bagian penting dalam memperkuat perlindungan sosial,” ujar Gus Ipul dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi aktif antara pemerintah dan lembaga filantropi merupakan kunci terciptanya ekosistem bantuan sosial yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Menurutnya, program-program BMH selaras dengan agenda pemerintah dalam upaya percepatan penanganan kemiskinan, penguatan ketahanan keluarga, hingga pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.

Dukungan tersebut mendapat sambutan positif dari internal BMH. Imam Muslim, Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, menyampaikan bahwa apresiasi dari Kemensos menjadi energi baru untuk memperluas manfaat program yang telah berjalan.

“Alhamdulillah, apresiasi dan dukungan dari Kementerian Sosial membuat kami semakin mantap untuk terus bergerak. Program-program BMH mencakup pendidikan santri, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, pemberdayaan ekonomi, hingga respon kemanusiaan di Palestina. Dukungan ini menjadi penguat bagi kami untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” jelasnya.

Imam Muslim juga menilai bahwa NGO Connect 2025 merupakan momentum strategis bagi berbagai lembaga sosial untuk bertukar pengalaman, membangun kemitraan, dan melahirkan inovasi program yang lebih berdampak. Menurutnya, ruang kolaboratif seperti ini sangat dibutuhkan di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Ke depan, BMH berharap sinergi dengan pemerintah, lembaga filantropi, dunia industri, dan komunitas masyarakat dapat terus menguat. Dengan kolaborasi yang solid, upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dhuafa diyakini dapat terwujud, baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia.