Kam. Okt 8th, 2026
bmhkalbar1

BMH dan Masjid Ar Raudhah Pontianak Salurkan 150 Paket Jumat Berkah dan Galang Donasi untuk Bencana Sumatera–Aceh

GENZMEDIA.ID, PONTIANAK — Semangat kepedulian sosial kembali menggema di Pontianak. LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kalimantan Barat bersama Masjid Ar Raudhah BLKI Pontianak menggelar rangkaian agenda kemanusiaan yang penuh makna pada Jumat (12/12). Kolaborasi ini merangkum tiga program inti: penyaluran 150 paket Jumat Berkah, penggalangan donasi bagi penyintas bencana di Sumatera–Aceh, serta sosialisasi budaya berinfak melalui Celengan Infak Subuh.

150 Paket Jumat Berkah untuk Jamaah

Mengawali agenda, program Gerobak Sedekah Jumat menjadi momen yang dinanti jamaah. Sebanyak 150 paket makan siang siap santap dibagikan langsung seusai salat Jumat. Kehangatan aksi tersebut terasa nyata melalui interaksi panitia dan jamaah yang penuh keakraban.

Berliano, salah satu jamaah Masjid Ar Raudhah, menyampaikan apresiasinya.
“Kegiatan berbagi seperti ini mendekatkan kita dengan masyarakat dan langsung memberi manfaat nyata. Semoga terus istiqamah,” ujarnya.

Program ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi juga upaya menumbuhkan budaya kepedulian dan rasa saling menguatkan di tengah masyarakat urban yang semakin individualis.

Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera–Aceh

Rangkaian acara berlanjut dengan penggalangan donasi bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh dalam beberapa pekan terakhir. Puluhan jamaah tergerak memberikan donasi—mulai dari uang tunai hingga komitmen dukungan jangka panjang.

Ketua DKM Masjid Ar Raudhah BLKI Pontianak, Hermayani Putra, menekankan pentingnya aksi terpadu lintas lembaga.
“Pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan besar, baik tenaga maupun biaya. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan agar bantuan dapat terus mengalir dan sampai kepada yang berhak,” tegasnya.

infak subuh

Sosialisasi Celengan Infak Subuh: Gerakan Kebaikan dari Rumah

Selain itu, tim BMH Kalbar juga memperkenalkan program Celengan Infak Subuh kepada jamaah. Program ini mengajak masyarakat memulai sedekah kecil namun rutin dari rumah masing-masing. Respons jamaah sangat positif, terlihat dari puluhan peserta yang langsung mendaftarkan diri dan membawa pulang celengan untuk diamalkan bersama keluarga.

Program ini diyakini mampu menumbuhkan kebiasaan berbagi sejak dini, terutama bagi anak-anak yang terlibat dalam pengisian celengan setiap pagi.

Kolaborasi Kebaikan yang Terstruktur

Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan LAZNAS BMH Kalbar, Anton Trimaryanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini memiliki dampak berlapis.
“Dalam satu momentum, kami menjalankan tiga agenda kebaikan sekaligus: pemenuhan kebutuhan jamaah melalui Jumat Berkah, solidaritas bagi penyintas bencana Sumatera–Aceh, dan penguatan budaya infak di lingkungan keluarga. Kami berharap model kolaborasi ini bisa menginspirasi masjid-masjid lain untuk bergerak bersama,” jelasnya.

Melalui sinergi antara lembaga zakat dan masjid, aksi kebaikan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lokal mampu memberikan kontribusi besar—mulai dari memenuhi kebutuhan harian jamaah hingga menyalurkan harapan bagi saudara-saudara yang tengah ditimpa musibah.