Jangan Biarkan Hari Berlalu Tanpa Tulisan
GenZmedia.id, Depok — Pernah ada seorang senior bertanya, “Gimana caranya bisa nulis setiap hari?”
Saya jawab singkat, “Jangan biarkan satu hari pun lewat tanpa tulisan.”
Dia tersenyum, lalu bilang, “Bagus tuh, tapi gimana caranya biar bisa konsisten?”
Jawabannya sederhana: menulis lahir dari membaca, berpikir, dan berinteraksi. Banyak orang ingin menulis, tapi hanya sedikit yang benar-benar terus menulis setelah keinginan itu muncul.
Kuncinya cuma satu — jangan memaklumi diri sendiri saat hari berakhir tanpa satu pun tulisan lahir dari pikiranmu.
Tulisan Adalah Jejak Kehidupan
Setiap hari yang berlalu tanpa coretan adalah kesempatan yang hilang untuk meninggalkan jejak pemikiran. Sejarah menunjukkan, orang-orang besar dikenal bukan hanya karena tindakannya, tapi juga karena tulisan yang mereka tinggalkan.
Coba ingat nama-nama seperti Imam Syafi’i, Ibn Khaldun, Imam Ghazali, Buya Hamka, hingga Syaikh Yusuf Qaradhawi. Mereka semua menulis. Gagasan mereka hidup lintas abad, menembus batas zaman.
Ahli sejarah Anhar Gonggong juga bilang, para pendiri bangsa kita rata-rata adalah penulis ulung. Dari tulisan mereka lahir ide besar tentang kemerdekaan, persatuan, dan arah bangsa. Tanpa tradisi membaca dan menulis, mungkin mereka hanya akan dikenang sebagai orator, bukan pemikir besar.
Begitu juga di dunia dakwah. Ustadz Abdullah Said, pendiri Hidayatullah, dikenal sebagai pembaca dan penulis yang tekun. Dari kebiasaan itulah lahir gagasan besar yang menggerakkan umat.
Mulailah Sekarang, Jangan Tunggu Nanti
Menulis bukan tentang menunggu inspirasi, tapi tentang membangun kebiasaan.
Tulis setiap hari, walau hanya satu paragraf pendek. Lama-lama, kamu akan menemukan ritme, gaya, dan kedalaman pikir sendiri.
Menulis melatih pikiran, memperkuat ide, dan meninggalkan warisan berharga untuk generasi berikutnya.
Ingat, orang besar bukan karena banyak bicara, tapi karena gagasannya diabadikan dalam tulisan.
Seperti kata KH Agus Salim — ia jadi diplomat ulung bukan semata karena kecerdasan, tapi karena disiplin belajar, membaca, dan menulis.
Jadi, pasang niat:
“Tidak ada matahari terbenam tanpa satu tulisan yang lahir dariku hari ini.”
Mas Imam Nawawi
