<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>beras Arsip - GenZMedia</title>
	<atom:link href="https://genzmedia.id/tag/beras/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://genzmedia.id/tag/beras/</link>
	<description>Update Terkini Anak Muda</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 10:20:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2025/10/cropped-WhatsApp-Image-2025-10-24-at-21.04.30-32x32.jpeg</url>
	<title>beras Arsip - GenZMedia</title>
	<link>https://genzmedia.id/tag/beras/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BMH Jaga Ketahanan Pangan Pesantren, Santri Kupang Belajar Lebih Tenang</title>
		<link>https://genzmedia.id/bmh-jaga-ketahanan-pangan-pesantren-santri-kupang-belajar-lebih-tenang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 10:19:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[BMH]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1694</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, KUPANG &#8211; Ketersediaan logistik di lingkungan pesantren bukan sekadar urusan dapur, melainkan menjadi faktor</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/bmh-jaga-ketahanan-pangan-pesantren-santri-kupang-belajar-lebih-tenang/">BMH Jaga Ketahanan Pangan Pesantren, Santri Kupang Belajar Lebih Tenang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GENZMEDIA.ID, KUPANG</strong> – Ketersediaan logistik di lingkungan pesantren bukan sekadar urusan dapur, melainkan menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas proses belajar para santri. Ketika stok bahan pangan, khususnya beras, mulai menipis, dampaknya bisa meluas hingga mengganggu konsentrasi dan kenyamanan belajar.</p>
<p>Situasi tersebut sempat dirasakan di Pondok Pesantren Hidayatullah Kupang, Nusa Tenggara Timur. Persediaan beras yang kian menipis membuat pihak pesantren harus berupaya ekstra untuk menjaga keberlangsungan kebutuhan harian santri. Di tengah kondisi itu, bantuan dari Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) NTT hadir sebagai solusi yang menenangkan.</p>
<p>Melalui program Sedekah Beras, BMH NTT menyalurkan bantuan logistik pada Senin (14/4/2026). Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BMH dalam mendukung ketahanan pangan pesantren dan lembaga pendidikan Islam di berbagai daerah, khususnya wilayah dengan keterbatasan akses.</p>
<p>Kepala Divisi Pemberdayaan (Kadiv Prodaya) BMH NTT, Hairudin, menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.</p>
<p>“Program Sedekah Beras ini kami rancang sebagai upaya berkelanjutan untuk memastikan para santri dapat menjalani proses pendidikan dengan tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran akan kebutuhan makan sehari-hari,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, intervensi sederhana dalam bentuk bantuan bahan pokok justru memiliki dampak besar terhadap stabilitas kegiatan pendidikan di pesantren. Ketika kebutuhan dasar terpenuhi, para santri dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan mengembangkan diri.</p>
<p>Manfaat bantuan tersebut langsung dirasakan oleh para santri. Inayah, salah satu santri Pondok Pesantren Hidayatullah Kupang, mengungkapkan bahwa bantuan beras datang di saat yang sangat dibutuhkan.</p>
<p>“Persediaan beras di pondok memang sudah mulai menipis. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan membuat kami lebih semangat untuk belajar,” tuturnya.</p>
<p>Hal serupa disampaikan oleh pengasuh pesantren, Arina Yusuf. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepedulian para donatur yang telah menyalurkan bantuannya melalui BMH.</p>
<p>“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga para donatur dan seluruh tim BMH senantiasa diberikan keberkahan atas setiap kebaikan yang dilakukan,” ungkapnya.</p>
<p>Kehadiran program Sedekah Beras ini menunjukkan bahwa dukungan yang tampak sederhana dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. Dari dapur pesantren, lahir ketenangan yang memungkinkan para santri untuk terus belajar dengan fokus dan penuh semangat.</p>
<p>Lebih dari sekadar bantuan konsumtif, pengelolaan sedekah yang tepat sasaran seperti ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pendidikan. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, pesantren dapat terus menjalankan fungsinya sebagai pusat pembinaan generasi—mewujudkan pembelajaran yang lebih tenang, terarah, dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/bmh-jaga-ketahanan-pangan-pesantren-santri-kupang-belajar-lebih-tenang/">BMH Jaga Ketahanan Pangan Pesantren, Santri Kupang Belajar Lebih Tenang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
