<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Khazanah Arsip - GenZMedia</title>
	<atom:link href="https://genzmedia.id/category/khazanah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://genzmedia.id/category/khazanah/</link>
	<description>Update Terkini Anak Muda</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Oct 2026 12:44:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2025/10/cropped-WhatsApp-Image-2025-10-24-at-21.04.30-32x32.jpeg</url>
	<title>Khazanah Arsip - GenZMedia</title>
	<link>https://genzmedia.id/category/khazanah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PP GMH Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Suyudi Mutasi Besar-Besaran untuk Kemajuan Polri</title>
		<link>https://genzmedia.id/pp-gmh-apresiasi-langkah-cepat-kapolri-suyudi-mutasi-besar-besaran-untuk-kemajuan-polri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2026 10:35:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[mutasi]]></category>
		<category><![CDATA[PP GMH]]></category>
		<category><![CDATA[Suyudi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1771</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, JAKARTA &#8212; Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-apresiasi-langkah-cepat-kapolri-suyudi-mutasi-besar-besaran-untuk-kemajuan-polri/">PP GMH Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Suyudi Mutasi Besar-Besaran untuk Kemajuan Polri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GENZMEDIA.ID, JAKARTA</strong> — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh Polri melalui mutasi dan rotasi sejumlah pejabat strategis.</p>
<p>Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Telegram itu memuat mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi dan perwira menengah, termasuk pergantian 19 Kapolda serta sejumlah pejabat strategis di lingkungan Mabes Polri.</p>
<p>Ketua Umum PP GMH Rizki Ulfahadi mengatakan, penyegaran organisasi merupakan bagian penting dalam menjaga dinamika dan efektivitas institusi kepolisian. Menurutnya, langkah tersebut juga perlu diikuti dengan pembenahan kinerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>“Kami mengapresiasi langkah cepat Kapolri Jenderal Suyudi dalam melakukan penyegaran dan penataan organisasi. Mutasi ini menjadi bagian dari proses perubahan dan evaluasi agar institusi Polri semakin profesional dalam menjalankan tugasnya,” ujar Rizki.</p>
<p>Ia menegaskan, perubahan struktur organisasi tidak cukup berhenti pada pergantian posisi. Menurut Rizki, tantangan berikutnya adalah memastikan pejabat yang mendapat amanah baru mampu menerjemahkan perubahan tersebut ke dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum.</p>
<p>“Yang lebih penting, rotasi jabatan harus diikuti dengan perbaikan kinerja. Masyarakat membutuhkan Polri yang profesional, responsif, berintegritas, serta mampu menghadirkan rasa aman dan pelayanan yang adil,” katanya.</p>
<p>Rizki juga berharap para pejabat yang baru ditugaskan dapat segera bekerja dan melanjutkan agenda pembenahan institusi secara konsisten.</p>
<p>Ia menilai, momentum mutasi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun kepolisian yang terbuka terhadap evaluasi, kuat dalam menjaga keamanan, sekaligus tetap humanis dan dekat dengan masyarakat.</p>
<p>“Kami berharap momentum ini menjadi awal yang baik untuk membangun Polri yang semakin terbuka terhadap evaluasi, kuat dalam menjaga keamanan, tetapi tetap humanis dan dekat dengan masyarakat. Perubahan harus terlihat dalam kerja nyata, bukan hanya pergantian jabatan,” tegas Rizki.</p>
<p>Adapun Polri menyebut mutasi dan rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan kedinasan, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.</p>
<p>Sejumlah jabatan strategis yang turut mengalami pergantian antara lain Kabareskrim, Kabaharkam, Kabaintelkam, Irwasum, Kalemdiklat, hingga Kadensus 88 Antiteror Polri.</p>
<p>Dengan adanya penyegaran tersebut, PP GMH berharap proses pembenahan internal Polri dapat berjalan berkelanjutan dan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber foto: Humas Polri</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-apresiasi-langkah-cepat-kapolri-suyudi-mutasi-besar-besaran-untuk-kemajuan-polri/">PP GMH Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Suyudi Mutasi Besar-Besaran untuk Kemajuan Polri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Tengah Krisis Air, LAZNAS BMH Salurkan 100.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza</title>
		<link>https://genzmedia.id/di-tengah-krisis-air-laznas-bmh-salurkan-100-000-liter-air-bersih-untuk-warga-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 10:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1766</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, JAKARTA &#8212; Akses terhadap air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/di-tengah-krisis-air-laznas-bmh-salurkan-100-000-liter-air-bersih-untuk-warga-gaza/">Di Tengah Krisis Air, LAZNAS BMH Salurkan 100.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GENZMEDIA.ID, JAKARTA</strong> — Akses terhadap air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza, Palestina. Di tengah keterbatasan yang masih dihadapi warga, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali menghadirkan bantuan kemanusiaan dengan menyalurkan <strong>100.000 liter air bersih</strong>.</p>
<p>Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat Gaza, khususnya warga di wilayah Gaza Utara. Distribusi dilakukan secara bertahap ke sejumlah titik pengungsian dan kawasan tempat warga bertahan hidup dengan keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.</p>
<p>Kepala Divisi Program Kemanusiaan LAZNAS BMH, <strong>Ridwan</strong>, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen BMH untuk terus merespons kebutuhan kemanusiaan masyarakat Gaza.</p>
<p>“Ini merupakan komitmen LAZNAS BMH dalam merespons isu kemanusiaan di Gaza, Palestina. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujar Ridwan.</p>
<p>Menurutnya, bantuan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian masyarakat Indonesia terhadap masyarakat Palestina yang tengah menghadapi situasi sulit.</p>
<p>“Semoga bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk menguatkan masyarakat Gaza. Mereka tidak sendiri. Ada masyarakat Indonesia yang terus berusaha hadir dan memberikan dukungan kemanusiaan,” tambahnya.</p>
<p><strong>Air Bersih untuk Kebutuhan Keluarga</strong></p>
<p>Dalam proses distribusi, warga dari berbagai kalangan datang membawa jeriken, ember, galon, dan berbagai wadah lainnya untuk memperoleh air bersih.</p>
<p>Bagi keluarga di Gaza, air tidak hanya dibutuhkan untuk minum. Air juga digunakan untuk memasak, membersihkan peralatan rumah tangga, menjaga kebersihan diri, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari lainnya.</p>
<p>Karena itu, penyaluran <strong>100.000 liter air bersih</strong> diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di kawasan pengungsian dan wilayah dengan akses terbatas terhadap air.</p>
<p>Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya LAZNAS BMH untuk menghadirkan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Selain air bersih, BMH juga terus mengupayakan penyaluran bantuan pangan dan kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat Palestina.</p>
<p>Keberlanjutan berbagai program kemanusiaan tersebut tidak terlepas dari dukungan para donatur dan masyarakat Indonesia. Partisipasi mereka memungkinkan bantuan terus dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1768" src="https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/09/gazabmh2-300x169.jpg" alt="gaza bmh" width="300" height="169" srcset="https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/09/gazabmh2-300x169.jpg 300w, https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/09/gazabmh2.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><strong>Setiap Liter Berarti bagi Warga Gaza</strong></p>
<p>Bagi masyarakat Gaza, 100.000 liter air bersih bukan sekadar angka. Setiap liter air memiliki arti penting bagi keluarga yang membutuhkan air untuk minum, memasak, membersihkan diri, dan menjaga keberlangsungan kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Melalui aksi tersebut, LAZNAS BMH menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina sebagai bagian dari solidaritas masyarakat Indonesia.</p>
<p>BMH berharap dukungan para donatur dan masyarakat dapat menjaga keberlanjutan aksi kemanusiaan sehingga bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di Gaza.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/di-tengah-krisis-air-laznas-bmh-salurkan-100-000-liter-air-bersih-untuk-warga-gaza/">Di Tengah Krisis Air, LAZNAS BMH Salurkan 100.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PP GMH Apresiasi Komitmen Sufmi Dasco Soal RUU Perampasan Aset</title>
		<link>https://genzmedia.id/pp-gmh-apresiasi-komitmen-sufmi-dasco-soal-ruu-perampasan-aset/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 01:23:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1758</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, JAKARTA &#8212; Komitmen DPR RI untuk menuntaskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mendapat</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-apresiasi-komitmen-sufmi-dasco-soal-ruu-perampasan-aset/">PP GMH Apresiasi Komitmen Sufmi Dasco Soal RUU Perampasan Aset</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>GENZMEDIA.ID, JAKARTA</strong> — Komitmen DPR RI untuk menuntaskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mendapat apresiasi dari Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH).</p>
<p class="isSelectedEnd">PP GMH menilai penyelesaian RUU tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi sekaligus memastikan aset yang berasal dari tindak pidana dapat dipulihkan dan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan negara dan masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menyambut positif komitmen Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menargetkan pembahasan RUU Perampasan Aset dapat diselesaikan pada 15 Desember 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Rizki, kepastian target tersebut memberikan harapan terhadap penguatan sistem hukum Indonesia, terutama dalam menghadapi tindak pidana yang menimbulkan kerugian bagi keuangan negara.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Kami mengapresiasi dan menghormati komitmen Pak Sufmi Dasco Ahmad terhadap penyelesaian RUU Perampasan Aset. Ini merupakan langkah positif dalam memperkuat pemberantasan korupsi dan menjaga kepentingan masyarakat,&#8221; ujar Rizki di Jakarta.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Ia menegaskan, pemberantasan korupsi tidak semestinya berhenti pada proses menghukum pelaku. Negara juga membutuhkan instrumen hukum yang efektif untuk menelusuri, merampas, dan memulihkan aset yang diperoleh melalui tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Semangat pemberantasan korupsi harus diikuti dengan upaya memulihkan kerugian negara. Jangan sampai persoalan berhenti pada penghukuman pelaku, sementara aset hasil kejahatan tidak kembali kepada negara,&#8221; katanya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Komitmen penyelesaian RUU Perampasan Aset tersebut disampaikan Sufmi Dasco Ahmad setelah menerima aspirasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Bagi PP GMH, momentum tersebut juga menunjukkan pentingnya ruang dialog antara masyarakat dan lembaga negara. Rizki menilai keterlibatan publik perlu terus diperkuat dalam proses pembentukan kebijakan, terutama ketika DPR membahas regulasi yang memiliki dampak luas terhadap masyarakat.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Ketika DPR membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, tentu ini menjadi hal yang baik. Aspirasi publik perlu didengar dan dibahas secara konstruktif dalam proses legislasi,&#8221; ujarnya.</p>
</blockquote>
<h3>Jangan Sekadar Kejar Target</h3>
<p class="isSelectedEnd">Meski mengapresiasi target penyelesaian, PP GMH mengingatkan agar pembahasan RUU Perampasan Aset tidak hanya berorientasi pada kecepatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Rizki, kualitas dan substansi aturan harus tetap menjadi perhatian utama. Regulasi yang lahir nantinya harus memberikan kepastian hukum, menjunjung prinsip keadilan, serta tetap menjamin perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Kami berharap komitmen ini dapat diwujudkan melalui proses pembahasan yang serius, terbuka, dan konstruktif. Semoga RUU Perampasan Aset dapat segera menjadi instrumen hukum yang semakin kuat dalam upaya Indonesia memberantas korupsi dan memulihkan aset negara,&#8221; tuturnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">PP GMH juga mendorong DPR untuk memperluas partisipasi masyarakat selama proses legislasi berlangsung. Menurut Rizki, komunikasi yang terbuka antara parlemen dan masyarakat akan membantu menghasilkan regulasi yang tidak hanya kuat dari sisi hukum, tetapi juga memiliki legitimasi publik.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bagi generasi muda dan mahasiswa, keterlibatan dalam mengawal proses legislasi juga dinilai penting. Mahasiswa tidak hanya memiliki peran sebagai kelompok yang mengkritisi kebijakan, tetapi juga dapat ikut mengawasi agar proses pembentukan aturan berjalan transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rizki menilai pengawasan publik dibutuhkan agar setiap kebijakan yang dihasilkan lembaga negara tetap berpijak pada prinsip keadilan dan kepentingan rakyat.</p>
<p>&#8220;Generasi muda, khususnya mahasiswa, harus ikut mengawal proses legislasi. Kritik dan pengawasan publik merupakan bagian penting dari demokrasi agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-apresiasi-komitmen-sufmi-dasco-soal-ruu-perampasan-aset/">PP GMH Apresiasi Komitmen Sufmi Dasco Soal RUU Perampasan Aset</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Bukan Sekadar Pelajaran, SciencePreneur Ajak Siswa SMA Bakti Mulya 400 Ciptakan Inovasi”</title>
		<link>https://genzmedia.id/bukan-sekadar-pelajaran-sciencepreneur-ajak-siswa-sma-bakti-mulya-400-ciptakan-inovasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 19:52:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kholis Audah]]></category>
		<category><![CDATA[SciencePreneur]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Bakti Mulya 400 Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1752</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, JAKARTA &#8212; Sains tidak harus berhenti di buku pelajaran. Dari rasa ingin tahu, penelitian,</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/bukan-sekadar-pelajaran-sciencepreneur-ajak-siswa-sma-bakti-mulya-400-ciptakan-inovasi/">“Bukan Sekadar Pelajaran, SciencePreneur Ajak Siswa SMA Bakti Mulya 400 Ciptakan Inovasi”</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GENZMEDIA.ID, JAKARTA</strong> — Sains tidak harus berhenti di buku pelajaran. Dari rasa ingin tahu, penelitian, dan keberanian mencoba, sebuah ide dapat berkembang menjadi inovasi yang bermanfaat. Pesan tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan <strong>SciencePreneur</strong> dalam kegiatan <em>Roadshow SciencePreneur</em> di <strong>SMA Bakti Mulya 400 Jakarta</strong>, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan <strong>Kholis Abdurrahim Audah, Ph.D., Founder dan CEO SciencePreneur</strong>, untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkenalkan cara pandang baru kepada siswa tentang hubungan antara sains, riset, inovasi, dan kewirausahaan.</p>
<p>Di hadapan para siswa, Kholis mendorong generasi muda untuk tidak sekadar menjadi konsumen teknologi. Menurutnya, anak muda juga perlu memiliki keberanian untuk menciptakan gagasan dan mengembangkan solusi dari persoalan yang mereka temukan di lingkungan sekitar.</p>
<p>“Rasa ingin tahu harus dipelihara. Dari pertanyaan sederhana, bisa lahir penelitian, kemudian berkembang menjadi inovasi,” menjadi semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut.</p>
<p><strong>Dari Mangrove Menjadi Produk Inovatif</strong></p>
<p>Salah satu bagian yang menarik perhatian siswa adalah pengenalan <strong>Mangrovita</strong>, inovasi pemanfaatan buah dan daun mangrove menjadi produk minuman.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan <strong>jus berbahan buah mangrove</strong> serta <strong>minuman seduh dari daun mangrove</strong> yang dikembangkan menggunakan merek Mangrovita.</p>
<p>Bagi siswa, pengenalan tersebut menjadi contoh konkret bahwa sesuatu yang berada di sekitar kita dapat memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk inovatif.</p>
<p>Mangrove selama ini lebih sering dipahami sebagai bagian dari ekosistem pesisir yang berfungsi menjaga lingkungan. Melalui pendekatan riset, SciencePreneur menunjukkan bahwa potensi lokal juga dapat menjadi sumber ide untuk menghasilkan produk bernilai tambah.</p>
<p>Namun, pengembangan tersebut tetap harus dilakukan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan. Pemanfaatan mangrove perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar inovasi tidak justru mengancam kelestarian ekosistem.</p>
<p><strong>Startup Riset yang Perlu Diperhatikan</strong></p>
<p>Selain memperkenalkan inovasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenalkan <strong>SciencePreneur sebagai salah satu startup di bidang riset dan inovasi</strong>.</p>
<p>Keberadaan startup semacam ini dinilai penting karena dapat menjadi jembatan antara hasil penelitian dengan kebutuhan masyarakat. Riset yang sebelumnya berada di lingkungan akademik dapat dikembangkan menjadi produk atau solusi yang memiliki manfaat nyata.</p>
<p>Karena itu, <strong>startup berbasis riset dan inovasi semestinya mendapat perhatian lebih dari pemerintah</strong>.</p>
<p>Dukungan pemerintah dinilai penting untuk membantu startup menghadapi berbagai tantangan dalam proses pengembangan inovasi, mulai dari riset lanjutan, pembiayaan, pengembangan produk, fasilitas, pendampingan, hingga akses pasar.</p>
<p>Dengan ekosistem yang mendukung, hasil riset dan kreativitas anak bangsa diharapkan tidak berhenti sebagai prototipe atau karya akademik, tetapi dapat berkembang menjadi produk yang memberikan dampak bagi masyarakat.</p>
<p><strong>Ketika Sains Bertemu Kewirausahaan</strong></p>
<p>SciencePreneur membawa pendekatan yang menghubungkan <strong>sains, penelitian, inovasi, dan entrepreneurship</strong>.</p>
<p>Sebuah ide ilmiah tidak cukup hanya memiliki nilai akademik. Ketika ingin dikembangkan menjadi produk, diperlukan pemahaman mengenai kebutuhan masyarakat, karakter konsumen, pengembangan merek, pemasaran, serta keberlanjutan bisnis.</p>
<p>Mangrovita menjadi salah satu gambaran bagaimana proses tersebut dapat dilakukan. Potensi buah dan daun mangrove dikembangkan melalui pendekatan riset dan inovasi untuk menghasilkan produk minuman yang memiliki nilai tambah.</p>
<p>Bagi siswa SMA, pendekatan ini memberikan pesan bahwa belajar sains tidak harus selalu berakhir dengan ujian atau nilai akademik. Ilmu yang dipelajari dapat menjadi bekal untuk menciptakan sesuatu yang baru.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1754" src="https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/08/kholis2-300x293.jpeg" alt="kholis" width="300" height="293" srcset="https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/08/kholis2-300x293.jpeg 300w, https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/08/kholis2.jpeg 720w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><strong>Mengajak Gen Z Menjadi Pencipta</strong></p>
<p>Roadshow SciencePreneur di SMA Bakti Mulya 400 Jakarta juga menjadi ruang untuk membangun cara berpikir generasi muda agar lebih berani melihat peluang dari persoalan.</p>
<p>Siswa didorong untuk bertanya, mengamati, melakukan eksperimen, dan tidak takut mengalami kegagalan dalam proses menemukan sesuatu.</p>
<p>Dari sinilah semangat SciencePreneur diperkenalkan: <strong>belajar untuk memahami, meneliti untuk menemukan, berinovasi untuk menciptakan, dan berwirausaha untuk memberikan nilai tambah.</strong></p>
<p>Pengenalan Mangrovita menunjukkan bahwa inovasi bisa berawal dari sesuatu yang sederhana dan dekat dengan kehidupan. Dengan riset, kreativitas, teknologi, serta ekosistem yang mendukung, potensi lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang memberikan manfaat.</p>
<p>Bagi generasi muda, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan bukan hanya tentang siapa yang paling cepat menggunakan teknologi, tetapi juga siapa yang berani <strong>menciptakan solusi dan mengubah ide menjadi sesuatu yang nyata</strong>.</p>
<p>Sementara bagi pemerintah, berkembangnya startup seperti SciencePreneur menjadi sinyal bahwa ekosistem riset dan inovasi perlu terus diperkuat agar lebih banyak karya anak bangsa yang mampu keluar dari ruang penelitian dan hadir sebagai solusi bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/bukan-sekadar-pelajaran-sciencepreneur-ajak-siswa-sma-bakti-mulya-400-ciptakan-inovasi/">“Bukan Sekadar Pelajaran, SciencePreneur Ajak Siswa SMA Bakti Mulya 400 Ciptakan Inovasi”</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PP GMH Ajak Pemerintah Dengarkan Suara Rakyat di Momentum Kemerdekaan</title>
		<link>https://genzmedia.id/pp-gmh-ajak-pemerintah-dengarkan-suara-rakyat-di-momentum-kemerdekaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 06:34:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[PP GMH]]></category>
		<category><![CDATA[suara rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1749</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, JAKARTA &#8212; Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mendorong pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-ajak-pemerintah-dengarkan-suara-rakyat-di-momentum-kemerdekaan/">PP GMH Ajak Pemerintah Dengarkan Suara Rakyat di Momentum Kemerdekaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GENZMEDIA.ID, JAKARTA</strong> — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mendorong pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk menjadikan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai ruang refleksi sekaligus evaluasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah.</p>
<p>PP GMH menilai keterbukaan terhadap kritik publik, termasuk suara mahasiswa, menjadi bagian penting dalam memastikan jalannya pemerintahan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.</p>
<p>Ketua Umum PP GMH Rizki Ulfahadi mengatakan stabilitas pemerintahan tidak semestinya dijadikan alasan untuk menutup ruang kritik. Menurutnya, pemerintah justru perlu membuka ruang dialog yang sehat agar berbagai persoalan rakyat dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara lebih tepat.</p>
<p>“Kami mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran karena masih banyak persoalan rakyat yang harus diselesaikan. Pemerintah jangan hanya mendengar pujian, tetapi juga harus berani mendengar kritik, termasuk dari mahasiswa,” ujar Rizki.</p>
<p>Ia menilai sejumlah persoalan yang menyentuh kehidupan masyarakat perlu terus menjadi perhatian pemerintah, mulai dari kondisi ekonomi, penyediaan lapangan kerja, pendidikan, pemberantasan korupsi, ketahanan pangan, hingga pemerataan kesejahteraan.</p>
<p>Menurut Rizki, makna kemerdekaan tidak berhenti pada terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan. Kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat dan hadirnya kehidupan yang adil serta layak.</p>
<p>“Setelah merdeka dari penjajahan, tantangan kita adalah memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan rakyat dalam bentuk kesejahteraan, keadilan, pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan yang layak,” katanya.</p>
<p>Rizki menegaskan kritik yang disampaikan GMH bukan dimaksudkan untuk melemahkan pemerintahan. Sebaliknya, kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mendorong perbaikan kebijakan publik.</p>
<p>“Kami tidak ingin pemerintah gagal. Justru karena ingin Indonesia maju, pemerintah harus dikritik ketika keliru. Kekuasaan membutuhkan kontrol agar tidak berjalan tanpa koreksi,” tegasnya.</p>
<p>Selain itu, PP GMH mendorong pemerintah memperkuat transparansi dan komitmen pemberantasan korupsi, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat kecil. Program pembangunan juga dinilai perlu dipastikan memberikan manfaat yang nyata, merata, dan dapat dirasakan masyarakat di berbagai lapisan.</p>
<p>PP GMH berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk melihat kembali sejauh mana cita-cita kemerdekaan telah diwujudkan.</p>
<p>Bagi GMH, keberanian menyampaikan kritik secara bertanggung jawab merupakan bagian dari kontribusi generasi muda dalam menjaga kehidupan demokrasi sekaligus memastikan negara terus bergerak menuju cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-ajak-pemerintah-dengarkan-suara-rakyat-di-momentum-kemerdekaan/">PP GMH Ajak Pemerintah Dengarkan Suara Rakyat di Momentum Kemerdekaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GMH Gelar NGL Jawa-Bali, Dorong Pemimpin Muda Berintegritas untuk Sambut Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://genzmedia.id/gmh-gelar-ngl-jawa-bali-dorong-pemimpin-muda-berintegritas-untuk-sambut-indonesia-emas-2045/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 08:28:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[GMH]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Bali]]></category>
		<category><![CDATA[NGL]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1744</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, YOGYAKARTA &#8212; Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) terus mendorong lahirnya generasi muda</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/gmh-gelar-ngl-jawa-bali-dorong-pemimpin-muda-berintegritas-untuk-sambut-indonesia-emas-2045/">GMH Gelar NGL Jawa-Bali, Dorong Pemimpin Muda Berintegritas untuk Sambut Indonesia Emas 2045</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>GENZMEDIA.ID, YOGYAKARTA</strong> — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta keberanian mengambil peran dalam kehidupan kebangsaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan <strong>Next Gen Leaders (NGL) Regional Jawa-Bali</strong> yang digelar di Asrama Haji Yogyakarta, Jumat (7/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Kegiatan NGL menjadi salah satu ruang kaderisasi PP GMH untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga karakter kuat, wawasan kebangsaan, dan kesiapan menjadi pemimpin di masa depan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI <strong>Willy Aditya</strong> menekankan bahwa proses mencetak pemimpin membutuhkan kesungguhan dan tidak dapat dilakukan secara setengah hati. Menurutnya, generasi muda harus memiliki keberanian untuk berpikir berbeda, keluar dari pola pikir yang sekadar mengikuti arus, serta membangun integritas dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Keberanian harus total, tidak boleh setengah hati. Generasi muda harus berani berpikir out of the box. Pemimpin tidak lahir dari ‘bebekisme’, tetapi dari mereka yang memiliki integritas,” kata Willy.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menilai kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan. Seorang pemimpin harus mampu menyelaraskan nilai yang diyakini dengan tindakan yang dilakukan. Karena itu, pembentukan karakter menjadi bagian penting dalam proses menyiapkan pemimpin masa depan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kalau ingin menjadi pemimpin, bangunlah integritas. Antara nilai yang dipegang dan perbuatan harus berjalan seiring. Menjadi pemimpin bukan persoalan abal-abal,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Willy juga mengajak peserta NGL menjadikan falsafah <strong>“hidup berakal, mati beriman”</strong> sebagai pegangan dalam proses kepemimpinan. Menurutnya, kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan kekuatan moral dan spiritual agar kepemimpinan yang dibangun tidak kehilangan arah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Ketua Umum PP GMH <strong>Rizki Ulfahadi</strong> mengatakan NGL dirancang sebagai bagian dari proses pembentukan kader yang memiliki kesiapan untuk menjadi pemimpin sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Rizki, penguasaan ilmu pengetahuan saja tidak cukup untuk membentuk pemimpin yang kuat. Kader juga perlu dibekali karakter, integritas, kemampuan mengambil keputusan, serta visi yang mampu menjawab tantangan zaman.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kami ingin NGL melahirkan pemimpin yang berani mengambil keputusan, berpikir visioner, dan tetap berpegang pada nilai-nilai moral. Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang dapat dipercaya, bukan sekadar populer,” ujar Rizki.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menambahkan, NGL Regional Jawa-Bali merupakan bagian dari komitmen PP GMH dalam memperkuat kaderisasi dan menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan serta wawasan kebangsaan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Melalui NGL, PP GMH ingin membangun ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian. Kader muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan, tetapi mampu mengambil peran sebagai bagian dari solusi bagi berbagai persoalan bangsa.</p>
<p>Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi PP GMH dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan dan mengambil peran dalam menyongsong <strong>Indonesia Emas 2045</strong>.</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/gmh-gelar-ngl-jawa-bali-dorong-pemimpin-muda-berintegritas-untuk-sambut-indonesia-emas-2045/">GMH Gelar NGL Jawa-Bali, Dorong Pemimpin Muda Berintegritas untuk Sambut Indonesia Emas 2045</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rizki Ulfahadi Kenalkan Nilai SIAP sebagai Fondasi Kader GMH di NGL Jawa-Bali</title>
		<link>https://genzmedia.id/rizki-ulfahadi-kenalkan-nilai-siap-sebagai-fondasi-kader-gmh-di-ngl-jawa-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 04:44:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[GMH]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayatullah]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Bali]]></category>
		<category><![CDATA[NGL]]></category>
		<category><![CDATA[Rizki Ulfahadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1740</guid>

					<description><![CDATA[<p>GenZmedia.id, YOGYAKARTA, &#8212; Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) Rizki Ulfahadi mengajak</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/rizki-ulfahadi-kenalkan-nilai-siap-sebagai-fondasi-kader-gmh-di-ngl-jawa-bali/">Rizki Ulfahadi Kenalkan Nilai SIAP sebagai Fondasi Kader GMH di NGL Jawa-Bali</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GenZmedia.id, YOGYAKARTA,</strong> — Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) Rizki Ulfahadi mengajak kader muda memahami sekaligus menerapkan nilai-nilai dasar Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (GMH) dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan <strong>Next Gen Leaders (NGL) Regional Jawa-Bali</strong> yang digelar di Asrama Haji Yogyakarta, Jumat (7/8/2026).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Rizki memaparkan <strong>Core Values GMH</strong> yang dirangkum dalam akronim <strong>SIAP</strong>, yaitu <strong>Spiritualitas, Intelektualitas, Aktivisme, Pemberdayaan, dan Pengabdian</strong>. Lima nilai ini menjadi pijakan penting dalam proses pembentukan kader GMH agar tidak hanya memiliki kapasitas akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan kepedulian sosial.</p>
<p>“Core Values GMH kami rumuskan dalam akronim SIAP. Kader GMH harus memiliki spiritualitas yang kuat, intelektualitas yang unggul, aktivisme yang produktif, semangat pemberdayaan, dan seluruh proses itu bermuara pada pengabdian kepada umat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Rizki.</p>
<p>Ia menjelaskan, <strong>spiritualitas</strong> menjadi fondasi pertama dalam membangun karakter kader. Dengan spiritualitas yang kuat, setiap aktivitas mahasiswa diharapkan memiliki orientasi ibadah dan nilai moral yang jelas.</p>
<p>Sementara itu, <strong>intelektualitas</strong> menjadi modal bagi mahasiswa untuk membaca persoalan secara kritis, melahirkan gagasan, sekaligus menawarkan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dan bangsa.</p>
<p>“Mahasiswa tidak cukup hanya aktif berorganisasi atau berprestasi secara akademik. Yang lebih penting adalah bagaimana ilmu, karakter, dan kepemimpinannya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.</p>
<p>Rizki juga menekankan pentingnya <strong>aktivisme</strong> yang tidak berhenti pada aktivitas organisasi semata. Menurutnya, gerakan mahasiswa harus diarahkan menjadi gerakan yang produktif, solutif, dan mampu memberikan dampak nyata.</p>
<p>Adapun nilai <strong>pemberdayaan</strong>, lanjut dia, merupakan bentuk keberpihakan mahasiswa terhadap masyarakat. Kader tidak hanya dituntut memahami persoalan sosial, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mendorong masyarakat agar semakin mandiri dan berdaya.</p>
<p>Dari keseluruhan nilai tersebut, <strong>pengabdian</strong> menjadi muara utama proses kaderisasi. Ilmu, kemampuan memimpin, serta pengalaman berorganisasi diharapkan tidak berhenti menjadi modal pribadi, tetapi dikembalikan untuk memberikan manfaat yang lebih luas.</p>
<p>“Pengabdian adalah tujuan akhir dari seluruh proses kaderisasi. Sebaik-baik ilmu, kepemimpinan, dan aktivitas adalah yang memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tutur Rizki.</p>
<p>Melalui NGL Regional Jawa-Bali, PP GMH berharap peserta tidak hanya memahami konsep Core Values SIAP, tetapi mampu menerapkannya dalam berbagai ruang kehidupan, mulai dari lingkungan kampus, organisasi, hingga masyarakat.</p>
<p>Nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi kader GMH untuk tumbuh sebagai generasi muda Muslim yang memiliki karakter kuat, wawasan luas, kepedulian sosial, serta kesiapan mengambil peran dalam menyongsong <strong>Indonesia Emas 2045</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/rizki-ulfahadi-kenalkan-nilai-siap-sebagai-fondasi-kader-gmh-di-ngl-jawa-bali/">Rizki Ulfahadi Kenalkan Nilai SIAP sebagai Fondasi Kader GMH di NGL Jawa-Bali</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Willy Aditya Ajak Mahasiswa Hidayatullah Kuasai Ilmu untuk Jadi Penggerak Peradaban</title>
		<link>https://genzmedia.id/willy-aditya-ajak-mahasiswa-hidayatullah-kuasai-ilmu-untuk-jadi-penggerak-peradaban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 04:22:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayatullah]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[PP GMH]]></category>
		<category><![CDATA[Willy Aditya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1737</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, YOGYAKARTA &#8212; Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya mendorong mahasiswa untuk menjadikan penguasaan</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/willy-aditya-ajak-mahasiswa-hidayatullah-kuasai-ilmu-untuk-jadi-penggerak-peradaban/">Willy Aditya Ajak Mahasiswa Hidayatullah Kuasai Ilmu untuk Jadi Penggerak Peradaban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GENZMEDIA.ID, YOGYAKARTA</strong> — Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya mendorong mahasiswa untuk menjadikan penguasaan ilmu pengetahuan sebagai modal utama dalam membangun masa depan bangsa. Menurutnya, kemajuan sebuah negara sangat ditentukan oleh kemampuan generasi mudanya dalam mengembangkan dan memanfaatkan ilmu.</p>
<p>Pesan tersebut disampaikan Willy saat membuka kegiatan <strong>Next Gen Leaders (NGL) Regional Jawa-Bali</strong> yang digelar Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) di Asrama Haji Yogyakarta, Jumat (7/8/2026).</p>
<p>Di hadapan para peserta NGL, Willy mengajak mahasiswa melihat perjalanan berbagai peradaban dunia. Ia mengatakan, sejarah memperlihatkan bahwa kebangkitan sebuah bangsa selalu memiliki kaitan erat dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tradisi intelektual masyarakatnya.</p>
<p>Willy kemudian mencontohkan Nicolaus Copernicus, ilmuwan yang dikenal melalui teori heliosentrisnya. Menurut dia, Copernicus tidak hanya memiliki kemampuan akademik dalam bidang matematika dan astronomi, tetapi juga keberanian untuk menyampaikan gagasan berdasarkan kajian ilmiah.</p>
<p>“<strong>Kemajuan sebuah bangsa selalu diawali oleh ledakan ilmu pengetahuan. Copernicus bukan hanya menguasai ilmu, tetapi juga memiliki keberanian moral untuk menyampaikan kebenaran berdasarkan ilmu pengetahuan,</strong>” kata Willy.</p>
<p>Ia juga mengajak mahasiswa menengok kembali masa kejayaan peradaban Islam yang melahirkan banyak ilmuwan dan pemikir, seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, dan Al-Ghazali. Bagi Willy, sejarah tersebut menjadi bukti bahwa tradisi intelektual memiliki posisi penting dalam membangun peradaban yang maju.</p>
<p>Selain peradaban Islam, Willy menyinggung perkembangan Eropa yang ditopang oleh pertumbuhan universitas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Ia juga menyebut Jepang sebagai contoh negara yang berhasil melakukan transformasi melalui Restorasi Meiji.</p>
<p>Menurut Willy, Jepang kala itu secara serius mempelajari ilmu dan teknologi dari negara-negara lain. Pelajar dikirim ke luar negeri, sementara berbagai literatur tentang modernisasi diterjemahkan dan dipelajari untuk mempercepat proses pembaruan.</p>
<p>“<strong>Pertanyaannya, sejauh mana penguasaan ilmu pengetahuan generasi muda Indonesia hari ini? Jika ingin menjadi bangsa maju, kita harus menjadikan ilmu pengetahuan sebagai budaya, bukan sekadar pelengkap pendidikan,</strong>” ujarnya.</p>
<p><strong>Mahasiswa Tak Cukup Sekadar Mengejar Gelar</strong></p>
<p>Willy menilai mahasiswa memiliki posisi penting dalam perjalanan pembangunan Indonesia. Kampus, kata dia, seharusnya tidak hanya menjadi tempat untuk mengejar gelar akademik, tetapi juga ruang untuk membangun budaya berpikir kritis, melakukan kajian, dan melahirkan gagasan yang relevan dengan persoalan masyarakat.</p>
<p>Karena itu, mahasiswa perlu membangun kebiasaan membaca, berdiskusi, melakukan riset, dan menguji berbagai gagasan secara kritis. Penguasaan ilmu juga harus diarahkan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p><strong>NGL Disiapkan Jadi Ruang Pembentukan Pemimpin Muda</strong></p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum PP GMH Rizki Ulfahadi mengatakan, NGL Regional Jawa-Bali merupakan bagian dari upaya organisasi dalam membentuk karakter dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa Muslim.</p>
<p>Menurut Rizki, NGL tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan kepemimpinan peserta. Program tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan tradisi intelektual, kepedulian sosial, serta kesiapan generasi muda menghadapi berbagai perubahan.</p>
<p>“<strong>Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan. Karena itu, kami ingin NGL menjadi ruang lahirnya mahasiswa yang berpikir kritis, berkarakter, dan siap menjawab tantangan zaman,</strong>” kata Rizki.</p>
<p>Ia menambahkan, penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan integritas dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Mahasiswa perlu mampu menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan kebutuhan umat, bangsa, dan negara.</p>
<p>Rizki berharap peserta NGL dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya mampu membaca perubahan, tetapi juga berani mengambil peran dalam menghadirkan solusi.</p>
<p>“<strong>Kami berharap peserta NGL tidak berhenti menjadi pencari ilmu, tetapi tumbuh menjadi penggerak peradaban yang menghadirkan solusi bagi umat, bangsa, dan negara,</strong>” ujarnya.</p>
<p>NGL Regional Jawa-Bali diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di wilayah Jawa dan Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda kaderisasi PP GMH dalam menyiapkan generasi pemimpin muda Muslim yang memiliki wawasan kebangsaan, kapasitas intelektual, karakter kuat, dan kesiapan berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Melalui NGL, PP GMH berharap lahir generasi mahasiswa yang mampu memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, integritas, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.</p>
<p>Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi ikut mengambil peran sebagai <strong>penggerak peradaban dan pemberi solusi bagi bangsa</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/willy-aditya-ajak-mahasiswa-hidayatullah-kuasai-ilmu-untuk-jadi-penggerak-peradaban/">Willy Aditya Ajak Mahasiswa Hidayatullah Kuasai Ilmu untuk Jadi Penggerak Peradaban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PP GMH Ajak Mahasiswa Muslim Perkuat Persatuan dan Jaga Keutuhan NKRI</title>
		<link>https://genzmedia.id/pp-gmh-ajak-mahasiswa-muslim-perkuat-persatuan-dan-jaga-keutuhan-nkri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 07:04:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1729</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, BOGOR &#8212; Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mengajak mahasiswa Muslim di seluruh</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-ajak-mahasiswa-muslim-perkuat-persatuan-dan-jaga-keutuhan-nkri/">PP GMH Ajak Mahasiswa Muslim Perkuat Persatuan dan Jaga Keutuhan NKRI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GENZMEDIA.ID, BOGOR</strong> — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mengajak mahasiswa Muslim di seluruh Indonesia untuk memperkuat persatuan serta mengambil peran aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan <strong>Next Gen Leaders (NGL) Batch III</strong> yang berlangsung di Ma’had Ar-Rohmah, Bogor, pada 12–14 Juni 2026.</p>
<p>Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus perekat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini. Menurutnya, maraknya polarisasi sosial, penyebaran disinformasi, hingga menurunnya kualitas dialog publik menjadi tantangan yang harus direspons secara bijak oleh generasi muda.</p>
<p>“Mahasiswa Muslim harus bersatu menjaga NKRI. Perbedaan latar belakang, organisasi, maupun pandangan tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama demi kepentingan umat, bangsa, dan negara,” ujar Rizki.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa Indonesia menuju tahun 2045 membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual dan kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga mempunyai semangat kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan berkolaborasi lintas kelompok.</p>
<p>Menurut Rizki, mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengamat terhadap berbagai persoalan bangsa. Lebih dari itu, mereka harus hadir sebagai bagian dari solusi dengan menghadirkan gagasan, inovasi, dan kontribusi nyata yang dapat memperkuat persatuan nasional.</p>
<p>“Mahasiswa harus mampu mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok. Semangat persatuan dan kolaborasi harus menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan masa depan Indonesia,” katanya.</p>
<p>Melalui program kaderisasi Next Gen Leaders Batch III, PP GMH berupaya menyiapkan generasi pemimpin muda Muslim yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta siap berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.</p>
<p>Program ini juga menjadi ruang pembinaan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring kolaborasi, dan memperkuat komitmen dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Dengan semangat persatuan dan kepemimpinan yang inklusif, PP GMH berharap lahir kader-kader muda yang mampu menjadi penggerak perubahan positif sekaligus penjaga keutuhan bangsa di masa depan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1733" src="https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/06/gmh206-300x285.jpg" alt="gmh" width="300" height="285" srcset="https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/06/gmh206-300x285.jpg 300w, https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/06/gmh206.jpg 600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-ajak-mahasiswa-muslim-perkuat-persatuan-dan-jaga-keutuhan-nkri/">PP GMH Ajak Mahasiswa Muslim Perkuat Persatuan dan Jaga Keutuhan NKRI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PP GMH Dorong Mahasiswa Bangun Tradisi Kritik Cerdas dan Solutif</title>
		<link>https://genzmedia.id/pp-gmh-dorong-mahasiswa-bangun-tradisi-kritik-cerdas-dan-solutif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Farhan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 09:16:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khazanah]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beretika]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[PP GMH]]></category>
		<category><![CDATA[solutif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://genzmedia.id/?p=1720</guid>

					<description><![CDATA[<p>GENZMEDIA.ID, BOGOR &#8211; Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mengajak mahasiswa dan generasi muda</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-dorong-mahasiswa-bangun-tradisi-kritik-cerdas-dan-solutif/">PP GMH Dorong Mahasiswa Bangun Tradisi Kritik Cerdas dan Solutif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GENZMEDIA.ID, BOGOR</strong> – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mengajak mahasiswa dan generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan budaya kritik yang konstruktif, beretika, dan berorientasi pada solusi sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun bangsa yang lebih maju dan berdaya saing.</p>
<p>Ajakan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan <strong>Next Gen Leaders (NGL) Batch III</strong> yang berlangsung di Ma’had Ar-Rohmah Training Center, Bogor, pada 12–14 Juni 2026. Kegiatan kaderisasi kepemimpinan ini diikuti mahasiswa dari berbagai daerah sebagai upaya mencetak calon pemimpin muda yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, serta kepedulian terhadap persoalan sosial dan kebangsaan.</p>
<p>Ketua Umum PP GMH, <strong>Rizki Ulfahadi</strong>, menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi yang sehat. Namun, menurutnya, kritik akan memiliki nilai lebih apabila disertai gagasan dan solusi yang dapat menjadi bahan perbaikan bersama.</p>
<p>“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang selama ini dikenal kritis terhadap berbagai persoalan bangsa. Tetapi kritik yang berkualitas bukan hanya menunjukkan kekurangan, melainkan juga menawarkan jalan keluar yang konstruktif,” ujar Rizki.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa peran mahasiswa sebagai <em>agent of change</em>, <em>social control</em>, dan <em>moral force</em> tetap relevan di tengah dinamika perkembangan zaman. Karena itu, kemampuan berpikir kritis harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan etika dalam menyampaikan pendapat.</p>
<p>Menurut Rizki, perkembangan teknologi digital dan media sosial memberikan ruang yang semakin luas bagi generasi muda untuk menyalurkan aspirasi. Namun, kebebasan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga perdebatan yang minim substansi.</p>
<p>“Di era digital, siapa pun dapat menyampaikan pandangan dan kritiknya. Karena itu, mahasiswa harus mampu menjadi teladan dengan menghadirkan kritik yang berbasis data, argumentatif, dan tetap menjunjung tinggi etika komunikasi,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, perbedaan pandangan dalam masyarakat merupakan hal yang wajar dan menjadi salah satu kekuatan demokrasi. Keberagaman perspektif justru dapat melahirkan ide-ide baru yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa apabila dikelola dengan baik.</p>
<p>“Perbedaan pendapat tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjatuhkan atau memecah belah. Yang perlu dibangun adalah budaya dialog yang sehat, saling menghormati, dan sama-sama mencari solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>PP GMH menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab besar sebagai kelompok intelektual untuk menjaga kualitas ruang publik. Keberanian menyampaikan kritik harus dibarengi dengan kemampuan menghadirkan solusi yang realistis dan dapat diimplementasikan.</p>
<p>Melalui program <strong>Next Gen Leaders Batch III</strong>, peserta memperoleh berbagai materi pengembangan diri, mulai dari kepemimpinan, wawasan kebangsaan, penguatan karakter, keterampilan berpikir kritis, hingga nilai-nilai keislaman yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin. Program ini dirancang untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya vokal dalam menyampaikan aspirasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.</p>
<p>Rizki berharap para peserta NGL dapat menjadi pelopor lahirnya budaya diskusi dan kritik yang sehat di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak generasi muda yang mampu menggabungkan keberanian, integritas, dan semangat kolaborasi dalam menghadirkan perubahan positif.</p>
<p>“Indonesia membutuhkan pemimpin muda yang kritis, cerdas, berintegritas, dan memiliki semangat membangun. Kami berharap peserta NGL dapat menjadi contoh dalam menyampaikan kritik yang santun, berbasis gagasan, dan berorientasi pada kemajuan bangsa,” pungkasnya.</p>
<p>Melalui penguatan budaya kritik yang konstruktif, PP GMH optimistis generasi muda akan terus memainkan peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi, memperkuat persatuan nasional, dan mendukung terwujudnya visi <strong>Indonesia Emas 2045</strong>. Kritik yang cerdas dan bertanggung jawab diyakini dapat menjadi energi positif bagi lahirnya berbagai solusi dan inovasi untuk masa depan bangsa.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-1727" src="https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/06/gmh3-1-264x300.jpg" alt="gmh" width="264" height="300" srcset="https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/06/gmh3-1-264x300.jpg 264w, https://genzmedia.id/wp-content/uploads/2026/06/gmh3-1.jpg 600w" sizes="auto, (max-width: 264px) 100vw, 264px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://genzmedia.id/pp-gmh-dorong-mahasiswa-bangun-tradisi-kritik-cerdas-dan-solutif/">PP GMH Dorong Mahasiswa Bangun Tradisi Kritik Cerdas dan Solutif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://genzmedia.id">GenZMedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
