PP GMH Ajak Pemerintah Dengarkan Suara Rakyat di Momentum Kemerdekaan
GENZMEDIA.ID, JAKARTA — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) mendorong pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk menjadikan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai ruang refleksi sekaligus evaluasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
PP GMH menilai keterbukaan terhadap kritik publik, termasuk suara mahasiswa, menjadi bagian penting dalam memastikan jalannya pemerintahan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ketua Umum PP GMH Rizki Ulfahadi mengatakan stabilitas pemerintahan tidak semestinya dijadikan alasan untuk menutup ruang kritik. Menurutnya, pemerintah justru perlu membuka ruang dialog yang sehat agar berbagai persoalan rakyat dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara lebih tepat.
“Kami mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran karena masih banyak persoalan rakyat yang harus diselesaikan. Pemerintah jangan hanya mendengar pujian, tetapi juga harus berani mendengar kritik, termasuk dari mahasiswa,” ujar Rizki.
Ia menilai sejumlah persoalan yang menyentuh kehidupan masyarakat perlu terus menjadi perhatian pemerintah, mulai dari kondisi ekonomi, penyediaan lapangan kerja, pendidikan, pemberantasan korupsi, ketahanan pangan, hingga pemerataan kesejahteraan.
Menurut Rizki, makna kemerdekaan tidak berhenti pada terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan. Kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat dan hadirnya kehidupan yang adil serta layak.
“Setelah merdeka dari penjajahan, tantangan kita adalah memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan rakyat dalam bentuk kesejahteraan, keadilan, pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan yang layak,” katanya.
Rizki menegaskan kritik yang disampaikan GMH bukan dimaksudkan untuk melemahkan pemerintahan. Sebaliknya, kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mendorong perbaikan kebijakan publik.
“Kami tidak ingin pemerintah gagal. Justru karena ingin Indonesia maju, pemerintah harus dikritik ketika keliru. Kekuasaan membutuhkan kontrol agar tidak berjalan tanpa koreksi,” tegasnya.
Selain itu, PP GMH mendorong pemerintah memperkuat transparansi dan komitmen pemberantasan korupsi, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat kecil. Program pembangunan juga dinilai perlu dipastikan memberikan manfaat yang nyata, merata, dan dapat dirasakan masyarakat di berbagai lapisan.
PP GMH berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk melihat kembali sejauh mana cita-cita kemerdekaan telah diwujudkan.
Bagi GMH, keberanian menyampaikan kritik secara bertanggung jawab merupakan bagian dari kontribusi generasi muda dalam menjaga kehidupan demokrasi sekaligus memastikan negara terus bergerak menuju cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
